![]() |
| Masyarakat Papua menunjukkan dukungan untuk ULMWP untuk menjadi anggota penuh MSG. Foto: Tabloid Jubi |
Pendeta Dr Benny Giay mengatakan orang Papua Barat tidak pernah merasa bagian dari masyarakat Indonesia, karena kebijakan negara terhadap mereka sejak mantan Belanda Nugini dimasukkan ke dalam republik pada 1960-an.
Ribuan orang Papua Barat baru-baru ini berpartisipasi dalam demonstrasi di kota-kota besar di wilayah timur Indonesia, dalam mendukung ULMWP.
Dr Giay mengatakan orang Papua selalu diperlakukan sebagai primitif dan tidak beradab oleh Jakarta dan kebijakannya telah mencerminkan bahwa dengan sistematis meminggirkan Papua di tanah mereka sendiri.
"Jadi kami orang Papua merasa bahwa kita bukan bagian dari masyarakat modern Indonesia," jelasnya.
"Kami belum diperlakukan seperti itu, dan saya pikir dalam lima puluh tahun dari interaksi dengan orang Indonesia, proses yang melahirkan nasionalisme Papua Barat."
Pendeta Dr Benny Giay mengatakan bahwa ketika ia melihat kembali selama lima dekade di bawah pemerintahan Indonesia, sudah ada ada kemajuan dalam situasi.
Dr Giay mengatakan bahwa dialog damai adalah pendekatan yang harus diambil untuk menyelesaikan masalah di Papua.
Posted by: Admin
Copyright ©RadioNZ
Tanggapan anda, silahkan beri KOMENTAR
Silahkan beri KOMENTAR anda di bawa postingan ini...!!!
