Cookie [false/7]

Situs web kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda.

Contact Form

Dark mode Logo

Dark mode Logo

Default Image

timeago

Related Posts

×

Kantor Balai Desa Kampung Waghete Satu Dibakar Brimob, 6 Pemuda Ditangkap

Ketika Kantor  balai desa kampung waghete satu  dibakar brimob (Foto Mando Mote)

Deiyai—Kantor  balai desa kampung waghete satu  kabupaten deiyai telah dibakar hangus dan kemudian enam pemuda ditangkap oleh brimob, Sabtu,15/04  Pukul 15: 00 waktu setempat.

Hal tersebut disampaikan oleh Mando Mote, awalnya beberapa pemuda diajak minum minuman keras oleh anggota brimob lalu setelahnya terjadi kontak fisik antara pemuda dan anggota.

Dari situ ujung - ujungnya terjadi tindakan pembakaran kantor balai kampung di waghete Deiyai Papua.

Terjadi kericuhan antar brimob dan masyarakat setempat, Kejadian tersebut berimbas dan merasa terganggu pula karena adanya persiapan malam paskah sebagai umat nasrani di Waghete dan sekitarnya.

Lanjut Mando Mote, kami kaum intelektual deiyai menimbang dan menilai bahwa tindakan yang dilakukan oleh aparat brimob ini sangat brutal dan segera bertindak untuk bertanggungjawab karena masyarakat merasa mengganggu Suasana Paskah dan juga merugikan pemerintah dengan tindakan pembakaran kantor kampung waghete satu.

Kami meminta kepada kapolres dan kapolda Papua segera Bertanggungjawab dengan peristiwa pada tanggal 15 April di waghete yang menahan 6 pemuda dan membakar kantor balai desa kampung waghete di jantung kota kabupaten deiyai ini, Harap Tokoh pemuda deiyai yang juga Alumni IPDN Bandung.

Sementara sumber lain, Kepala distrik tigi barat alias Humas Tigi Barat Deiyai membenarkan atas peristiwa kejadian ini.

Beliau menceritakan, kerugian dari peristiwa ini diperkirakan 6 pemuda ditangkap brimob hingga sampai saat ini belum mengetahui identitas lengkap.

Sementara warga waghete dan sekitarnya lumpuh melakukan aktivitas apa lagi mengikuti ibadah malam paskah.

Sekali pun kendaraan lalu lalang tetapi warga masih dalam tegangan untuk keluar masuk jangankan itu pergi beribadah saja warga masih dalam traumatis. Tutup Kadistrik Tibar.

Posted by: - Mateus Tekege
Copyright ©.......... | Hubungi kami di E-Mail: tabloid.wani@gmail.com

Post a Comment