![]() |
Obi Kogoya saat setelah di Tangkap oleh Polisi 15/07/2016
|
Yogyakarta, Tabloid-Wani -- Obi Kogoya (20 thn) Mahasiswa Papua di Yogyakarta diperlakukan bukan seperti manusia. Ini tindakan ormas yang didukung Polisi pada 15 Juli 2016, di asrama Mahasiswa Papua Kamasan I di Yogyakarta.
Penangkapan ini dilakukan berawal dari tidak diizinkannya aksi demo damai oleh pihak kepolisian terkait dukungan mahasiswa Papua terhadap ULMWP menjadi angota penuh di MSG dan tuntutan hak menentukan nasib sendiri solusi demokratis bagi rakyat Papua.
Berikut ini video amatir peangkapan Obi Kogoya yang di rekam oleh salah seorang warga setempat
Baca juga selengkapnya:
- LBH Jakarta Mengecam Kasus Rasisme dan Sikap Kepolisian Terhadap Orang Papua
- 6 Mahasiswa Papua di Tangkap dan Asrama Papua Jogja Dikepung oleh Kepolisian dan Ormas
- Video Detik-Detik Penangkapan Mahasiswa Papua di Yogyakarta
- Tindakan Represif Berbasis Diskriminasi dan Rasis Terhadap Mahasiswa Papua di Yogyakarta
- Mahasiswa Papua Darurat Demokrasi, Mobil PMI Berisi Logistik ditahan Polisi
- Kepolisian Daerah Yogyakarta Membungkam Ruang Demokrasi Mahasiswa Papua
Berikut ini foto-foto Obi Kogoya diperlakukan seperti binatang oleh Ormas dan Polisi Yogyakarta pada tanggal 15/07/2016.
![]() |
| Obi Kogoya saat setelah di Tangkap oleh Polisi dan diperlakukan oleh Ormas 15/07/2016 |
![]() |
| Obi Kogoya saat setelah di Tangkap oleh Polisi dan diperlakukan oleh Ormas 15/07/2016 |
Tanggapan anda, Silahkan beri KOMENTAR di bawa postingan ini...!!!



Jogja aman Jogja berhati nyaman. Tidak ada kejadian seperti ini di Jogjakarta saya berada di lokasi dan amat sangat kaget kenapa video hoax seperti ini bisa di kaitkan dengan kota saya. Ini video kapan ? Di mana ? Sumber saja tidak jelas. Jangan asal sebar berita kalo tidak tahu yang sebenarnya.
ReplyDeleteDilihat dari cara berkomentarmu, kelihatannya anda sala satu diantara pelaku kekerasan yang terlibat dalam ormas terbut !!!
DeleteKami pikir jogja kota aman n menerima anak" dari indonesia timur dengan baik makanya banyak mahasiswa indonesia timur kuliah di sana tapi kejadian ini membuat kami orang indonesia timur sangat kecewa.
ReplyDeletePeristiwa yg trjdi hrs di lht kronologi nya dulu jgn langsung meng justifikasi
ReplyDeleteNda ada hati , memperlakukan bgitu yah ?
ReplyDeleteBagi org yg melakukan , semoga dapat balasan yg setimpa :)
Berdoa banyak aja yah para pelaku kekerasan semoga hidup kalian aman :)
Dasar kelakuan anjing !! Binatang bener yah sikap kalian kepada org lain ,
ReplyDeleteBukan cuma kepada OBi KOGOya tetapi banyak kejadian yang serupa yang telah dilakukan.
ReplyDeleteTindakan seperti ini dapat mencoreng nama baik kesatuan....apa gunanya semboyan "Pengayom Masyarakat" Tindakan apapun diharapkan dapat diatasi dengan pikiran yang tenang tanpa menggunakan kekerasan. apapun dia, dia adalah manusia yang harus diperlakukan layaknya manusia." Pada saat orang mengantar seorang wanita yang tertangkap bersina kepada YESUS.....apa yang dilakukan ? YESUS menulis di pasir......" barang siapa yang tidak berdosa lemparilah wanita itu dengan batu" ketika YESUS mengangkat wajah-NYA orang-orang itu sudah pergi.........itu berarti "NO BODY IS PERFECT, ONLY OUR GOD"
Sedih melihat saudara kita diperlakukan seperti itu. Apapun kesalahanya tetap kekerasan tidak benarkan atas suatu kesalahan.
ReplyDelete