Cookie [false/7]

Situs web kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda.

Contact Form

Dark mode Logo

Dark mode Logo

Default Image

timeago

Related Posts

×

BADAN KONGRES PEMERINTAH SEMENTARA ULMWP MEMUTUSKAN 6 POINT RESOLUSI POLITIK & KELEMBAGAAN

No. 1 PAPUA Merdeka News | Portal Posted by:  Copyright ©(...) "sumber" Hubungi kami di E-Mail ✉: tabloid.wani@gmail.com

Selasa, 4 November 2025 | West Papua Council News

Pemerintah Sementara United Liberation Movement for West Papua (ULMWP) menggelar Sidang Istimewa Pertama Kongres Pemerintah Sementara West Papua pada Selasa (4/11/2025). Sidang tersebut menghasilkan enam butir resolusi politik dan kelembagaan yang menegaskan arah perjuangan pembebasan nasional Papua Barat.

Dalam pernyataannya, kongres menyambut baik seruan Komnas Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) yang sebelumnya disampaikan oleh Kepala Staf Umum dan Juru Bicara Komnas TPNPB. Menurut kongres, seruan itu sejalan dengan upaya memperkuat persatuan nasional dan konsolidasi seluruh komponen perjuangan bangsa Papua.

Kongres menilai, situasi di Tanah Papua saat ini semakin memburuk akibat kekerasan militer yang dilakukan oleh aparat keamanan Indonesia. Karena itu, pemerintah sementara menilai penting untuk memperkuat fondasi hukum, kelembagaan, dan struktur pemerintahan di seluruh tingkatan wilayah.

Dalam resolusinya, sidang istimewa menetapkan beberapa poin penting sebagai berikut:
1. Menegaskan kembali komitmen politik terhadap pelaksanaan Road Map Pemerintah Sementara ULMWP sebagai agenda strategis untuk mewujudkan pembebasan rakyat dan bangsa Papua Barat dari sistem kolonialisme Republik Indonesia, serta menegaskan hak penentu
an nasib sendiri sesuai prinsip hukum internasional.
2. Menetapkan lima undang-undang turunan dari Undang-Undang Dasar Pemerintah Sementara ULMWP sebagai instrumen hukum dalam memperkuat tata kelola organisasi dan perjuangan nasional Papua Barat.
3. Mendorong Eksekutif Council ULMWP untuk segera membentuk struktur pemerintahan di tingkat wilayah, daerah, hingga basis akar rumput sebagai alat konsolidasi dan perlawanan rakyat terhadap sistem kolonialisme yang masih berlangsung di seluruh wilayah West Papua.
4. Menyatakan dukungan politik kepada bangsa Israel dan sekutunya dalam mempertahankan hak kesulugan di tanah Palestina, namun menyerukan agar setiap operasi militer tetap menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan dan hukum humaniter internasional serta menghindari korban di kalangan sipil Palestina.
5. Menyambut baik seruan Komnas TPNPB untuk memperkuat persatuan menyeluruh seluruh komponen perjuangan bangsa Papua dalam menentukan kepemimpinan politik nasional.
6. Menolak segala bentuk stigmatisasi yang diberikan oleh pemerintah Indonesia terhadap TPNPB sebagai teroris, kelompok kriminal bersenjata (KKB), atau separatis. Kongres menegaskan bahwa TPNPB adalah pejuang kemerdekaan yang berjuang melawan kolonialisme dan penindasan di Tanah Papua.

Dalam penutupan sidang, pimpinan kongres menegaskan bahwa resolusi ini merupakan tanggung jawab politik dan moral Pemerintah Sementara ULMWP untuk melanjutkan perjuangan pembebasan nasional bangsa Papua menuju kedaulatan penuh.

“Sidang istimewa ini menjadi momentum mempertegas arah perjuangan politik bangsa Papua Barat dan memperkuat kelembagaan pemerintah sementara sebagai representasi politik rakyat Papua di kancah internasional,” demikian pernyataan resmi Ketua Kongres Pemerintah Sementara West Papua, Buchtar Tabuni.


Reporter: West Papua Council News
Editor: Redaksi WP Council

Post a Comment